sabtu sore ini awan hitam menggelayut di langit metropolis yang angkuh, tp sepertinya sang awan sedang tidak ingin membagi sedikit air rahmat dr Allah itu pada segelintir makhluk yg bercecer disecuil bagian bumi bernama jakarta ini. huuh... padahal aku selalu merindukan air rahmat - orang2 menyebutnya hujan- itu turun. Aku selalu merindukan suaranya mulai dr suara rintik sampai suara gemuruhnya .... melodi yg sangat indah. dan aku merindukan aroma tanah kering yg dibasuh oleh nya...
sayangnya hanya aku yg punya pikiran seperti itu di sini... terbukti saat aku berujar " hujaaann cepatlah turun" semua mata memandang kearahku dgn dahi berkerut... dasar orang2 aneh yg tdk mengerti indah nya hujan.
hari ini aku udah mulai -bongkar mesin- nih, utk memperbaiki 'onderdil dalam' ku yg udh mulai karatan semua.... aku mulai cek address book di HP ku .. melihat nama2 org2 yg tersimpan disana. hiiiiiiyyy ternyata byk bgt nama2 dan nomor2 yg tersimpan yg sdh teramat sangat jarang terjalin komunikasi dgn mereka. dan kubuka incoming message ku , kutemukan beberapa sms yg blm sempat terbalas krn kelalaian ku. perlahan hatiku di rasuki perasaan bersalah yg teramat sangat...
wajar jika teman2ku mulai melupakan aku karna aku tdk pernah memulai utk bersilaturahim lewat sms ataupun telp dgn mereka, bahkan pada mereka yg berinisiatif utk memulai silaturahim itu pun aku terkadang terlupa utk menyambungnya.... ya Allaahh... jahatnya aku.. egoisnya aku... aku terlalu sibuk dgn diriku sendiri... dengan aktivitasku sendiri.... Ampuni aku ya Allah.... maafkan aku teman2ku.....
untuk sedikit mengurangi rasa bersalahku aku memulai mengirim sms ke beberapa temanku utk sekedar menanyakan kabar mereka dan ternyata jawaban dr mereka semua hampir sama " wooooii kemane aje neeeng ga ada kabar beritanya " bahkan ada yg balas " maaf ini siapa ya?" hiks antara sedih dan geli ngebacanya.... walhasil hari ini aku menghabiskan waktu ku dgn sms2an, telp2an dan memberi komen2 di FS atau MP temen2 ku yg sdh sangat jarang aku lakukan ... sejenak abaikan pekerjaan yg ga bakalan ada habisnya ini, hari ini masa bodo dgn pendingan... hahahahha.... perlahan rasa bahagia mulai menelusup di dada, aku mulai menyambung silaturahim utk pencerahan jiwaku kembali...
tp sontak rasa bahagia itu menguap ketika aku telp salah satu sahabat terbaikku sejak smp dulu -namanya ice - yg ternyata sdg mengalami cobaan berat dlm rumah tangganya. Ya Allah... padahal beberapa minggu yg lalu dia sms aku tanya kabar ku dan aku -yg saat itu sdg berkutat dgn pendingan kerjaan- cuma sempat membalas dgn "alhamdulillah baik2, disana bagaimana?" , ice ga balas dan aku tdk tergerak sedikit pun utk menelpon nya. ternyata saat dia kirim sms itulah puncaknya dan dia membutuhkan teman utk bicara... Ya Allah... hatiku terkoyak-koyak, sahabat macam apa aku ini........
rasa bersalah mulai menghujam hujam hatiku
mendadak aku ingin segera terbang kesana memeluk sahabat masa kecil terbaikku dan ksatria kecilnya yg selalu ada dgn gagah berani menjaga dan melindungi bundanya.
maafkan aku.... maafkaaan ... karna aku tdk ada pada saat kamu membutuhkan aku...
maafkan aku.... maafkaaan ... karna aku tdk ada pada saat kamu membutuhkan aku...
awan hitam masih menggelayut dilangit metropolis........
perlahan 'air rahmat' itu turun juga...... tapi kali ini turun nya bukan membasahi gersangnya jakarta..... tp sapu tangan dekil milik suamiku tercinta yg selalu aku bawa kemanapun....
-penghujung november 08-