air rahmat di penghujung november

sabtu sore ini awan hitam menggelayut di langit metropolis yang angkuh, tp sepertinya sang awan sedang tidak ingin membagi sedikit air rahmat dr Allah itu pada segelintir makhluk yg bercecer disecuil bagian bumi bernama jakarta ini. huuh... padahal aku selalu merindukan air rahmat - orang2 menyebutnya hujan- itu turun. Aku selalu merindukan suaranya mulai dr suara rintik sampai suara gemuruhnya .... melodi yg sangat indah. dan aku merindukan aroma tanah kering yg dibasuh oleh nya...
sayangnya hanya aku yg punya pikiran seperti itu di sini... terbukti saat aku berujar " hujaaann cepatlah turun" semua mata memandang kearahku dgn dahi berkerut... dasar orang2 aneh yg tdk mengerti indah nya hujan.
hari ini aku udah mulai -bongkar mesin- nih, utk memperbaiki 'onderdil dalam' ku yg udh mulai karatan semua.... aku mulai cek address book di HP ku .. melihat nama2 org2 yg tersimpan disana. hiiiiiiyyy ternyata byk bgt nama2 dan nomor2 yg tersimpan yg sdh teramat sangat jarang terjalin komunikasi dgn mereka. dan kubuka incoming message ku , kutemukan beberapa sms yg blm sempat terbalas krn kelalaian ku. perlahan hatiku di rasuki perasaan bersalah yg teramat sangat...
wajar jika teman2ku mulai melupakan aku karna aku tdk pernah memulai utk bersilaturahim lewat sms ataupun telp dgn mereka, bahkan pada mereka yg berinisiatif utk memulai silaturahim itu pun aku terkadang terlupa utk menyambungnya.... ya Allaahh... jahatnya aku.. egoisnya aku... aku terlalu sibuk dgn diriku sendiri... dengan aktivitasku sendiri.... Ampuni aku ya Allah.... maafkan aku teman2ku.....
untuk sedikit mengurangi rasa bersalahku aku memulai mengirim sms ke beberapa temanku utk sekedar menanyakan kabar mereka dan ternyata jawaban dr mereka semua hampir sama " wooooii kemane aje neeeng ga ada kabar beritanya " bahkan ada yg balas " maaf ini siapa ya?" hiks antara sedih dan geli ngebacanya.... walhasil hari ini aku menghabiskan waktu ku dgn sms2an, telp2an dan memberi komen2 di FS atau MP temen2 ku yg sdh sangat jarang aku lakukan ... sejenak abaikan pekerjaan yg ga bakalan ada habisnya ini, hari ini masa bodo dgn pendingan... hahahahha.... perlahan rasa bahagia mulai menelusup di dada, aku mulai menyambung silaturahim utk pencerahan jiwaku kembali...
tp sontak rasa bahagia itu menguap ketika aku telp salah satu sahabat terbaikku sejak smp dulu -namanya ice - yg ternyata sdg mengalami cobaan berat dlm rumah tangganya. Ya Allah... padahal beberapa minggu yg lalu dia sms aku tanya kabar ku dan aku -yg saat itu sdg berkutat dgn pendingan kerjaan- cuma sempat membalas dgn "alhamdulillah baik2, disana bagaimana?" , ice ga balas dan aku tdk tergerak sedikit pun utk menelpon nya. ternyata saat dia kirim sms itulah puncaknya dan dia membutuhkan teman utk bicara... Ya Allah... hatiku terkoyak-koyak, sahabat macam apa aku ini........
rasa bersalah mulai menghujam hujam hatiku
mendadak aku ingin segera terbang kesana memeluk sahabat masa kecil terbaikku dan ksatria kecilnya yg selalu ada dgn gagah berani menjaga dan melindungi bundanya.

maafkan aku.... maafkaaan ... karna aku tdk ada pada saat kamu membutuhkan aku...
awan hitam masih menggelayut dilangit metropolis........
perlahan 'air rahmat' itu turun juga...... tapi kali ini turun nya bukan membasahi gersangnya jakarta..... tp sapu tangan dekil milik suamiku tercinta yg selalu aku bawa kemanapun....
-penghujung november 08-

rasa bernama "kesal"

"kesel deh" , "bete amat", " sebeeeellll", "aaarrrrgggghhhh"......
kata2 diatas sering banget meluncur dari bibirku akhir2 ini. entah kenapa bibir ini jd gampang banget ngucapin kata2 itu... dibilang latah nggak juga... dibilang lagi ngetrend juga nggak...
gampang emosi... gampang marah.... gampang uring2an.... padahal nggak lagi 'dapet'... huh.... ada apa dengan ku??
aku mulai dibikin kesel (tuh kan .... keucap lagi) ama sifat ku akhir2 ini... karna aku mulai ga pandang bulu dalam melampiaskan kekesalan ku itu......
korbannya mulai dari suamiku... temen2 ku.... bahkan orang yg ga aku kenal tp "nyenggol" aku secara sengaja ataupun tidak sengaja (kata mereka siiihh)
aku mulai gerah ..... aaarrrrggghhhhh....
semalam aku mulai flash back hari2 ku minggu2 bahkan bulan2 belakangan ini..... mencoba mencari apa yg salah atau lebih tepatnya apa yang kurang sampai2 aku jd seperti sekarang.
dan aku menemukan banyak sekali jawaban2 yg aku rasa - paling tidak menjadi pemicu munculnya keanehan2an pada diriku, diantaranya:
1. Udah beberapa minggu ini aku tdk mendapat tausiah -hadiah istimewa- dr sahabat2ku... entah mereka lg sibuk atau apa aku ga tau... yg jelas tanpa tausiah sama sekali dalam seminggu ini aku merasa "haus" dan "kering" .... kemana engkau sahabat2ku??? hiks...hiks... kangen
2. udah 2 bulan belakangan aku tdk bersilaturahim kerumah org2 terdekat ku.... ibu mertuaku, pamanku, tanteku (biasanya sih kl libur pasti mengunjungi salah satu dari mereka).... bahkan udh seminggu aku ga nelpon mama dan papah ku di padang sana(biasanya 2 hari atau 3 hari sekali pasti nelpon)... ya Alllah... aku baru menyadarinya ketika tadi pagi mama nelpon nanya keadaan ku karna khawatir udh seminggu aku ga nelpon ngasi kabar.... (maafkan aku yah maaaa yah paaah..... ampuni aku ya Allah karna telah melalaikan kedua orang tuaku..... )
3. rutinitas pekerjaan kantor yg membuat aku bener2 merasa kehidupan ku udah kaya dejavu .... segala sesuatunya berulang2 sama persis dgn hari2 sebelumnya....
juga gara2 jobdesk kerjaan yg diberikan mulai keluar dr jalur yg disepakati.... intinya para atsan membuat peraturan baru atau merubah peraturan lama sekehendak mereka... tanpa memperhatikan aspirasi kami -aku dan teman2 pekerja lainnya-...
dan semua harus tunduk pada 2 point : point 1 , ATASAN selalu benar dan boleh ngelakuin apa aja, point ke 2 , jika ATASAN salah maka kembali ke point pertama.... benar2 tdk adil.
4. dua main targets yg aku canangkan di awal tahun 2008 masih belum tercapai - bahkan belum ada setengahnya - padahal ini udah mo tutup tahun..... aku bahkan udah menyusun target baru utk 2009.
target untuk segera mulai pembangunan rumah di kavling yang kami -aku dan suamiku- beli wal tahun 2008 terhalang karna gangguan2 tekhnis dr pihak developer dgn notaris dalam penyelesaian sertifikat dan IMB nya sampai akhirnya aku meminta semua berkasku dan mencari notaris lain utk mengurusnya, memang jdnya mengeluarkan biaya yg lebih besar tp yg penting sertifikat ku segera turun dan IMB ku segera di proses.......
dan yg kedua target utk segera membuka "d' ukhtiez, one stop shopping for muslimah" yg udah dari sebelum menikah aku program2 kan terhambat masalah dana..... huh sewa sepetak ruang ukuran 3x3 di jakarta hampir sama besarnya dgn cicilan rumah BTN type 36 perbulannya... ckckckck......
5. utk mencapai point no 4 diatas aku mulai kembali ke sifat workaholic-ku -ke aku yg dulu sebelum menikah- yg menyebabkan aku lebih memilih kerja 7 hari seminggu -dr pada berdiam diri dirumah atau bersilaturahim ke keluarga atau ke teman2 di jkt di hari liburku- utk mengisi pundi2 berlabel "rumah" dan "toko".
Aku bahkan mulai mengabaikan suamiku yg memang orangnya tdk pernah komplain -dan selalu berpikiran positif- terhadap semua yg aku lakukan and jalani. Selama hampir 2 tahun menikah, alhamdulillah belum sekalipun suamiku komplain ataupun marah (subhanallah ...... entah dr apa hatinya Engkau buat ya Allah) .... aku benar2 bersyukur Allah memberiku suami seperti Ichan -pangilan sayang ku utk suamiku- yg bisa menerima aku dgn segala ke'aneh'an pada diriku.
sepertinya lima point diatas adalah pemicu terbesar dlm perubahan emosi ku akhir2 ini....
huh .... harus segera "bongkar mesin" and di benerin dulu nih.... aku ga mau berlarut2 kaya gini...
-kaya orang yg ga iklash ngejalani hidup and jauuuuuhhh dari rasa syukur- :(
Ya Allaahhh ........ aku butuh 'obat' darimu........
'bersih' kanlah hatiku ya Allah..... jauhkanlah aku dr sikap kufur dan tidak beryukur
jauhkan aku dr sifat marah , iri dan dengki, sifat malas dan sifat lalai.....
Jangan tinggalkan aku ya Allah..... karna aku tdk akan pernah mampu berjalan tampa-MU
- aku rindu 'sentuhanMU ya Allah..... sentuh aku dgn cintaMU yaa rahmaan yaa rahiim-
bumi Allah
nov' 08