rasa bernama "kesal"

"kesel deh" , "bete amat", " sebeeeellll", "aaarrrrgggghhhh"......
kata2 diatas sering banget meluncur dari bibirku akhir2 ini. entah kenapa bibir ini jd gampang banget ngucapin kata2 itu... dibilang latah nggak juga... dibilang lagi ngetrend juga nggak...
gampang emosi... gampang marah.... gampang uring2an.... padahal nggak lagi 'dapet'... huh.... ada apa dengan ku??
aku mulai dibikin kesel (tuh kan .... keucap lagi) ama sifat ku akhir2 ini... karna aku mulai ga pandang bulu dalam melampiaskan kekesalan ku itu......
korbannya mulai dari suamiku... temen2 ku.... bahkan orang yg ga aku kenal tp "nyenggol" aku secara sengaja ataupun tidak sengaja (kata mereka siiihh)
aku mulai gerah ..... aaarrrrggghhhhh....
semalam aku mulai flash back hari2 ku minggu2 bahkan bulan2 belakangan ini..... mencoba mencari apa yg salah atau lebih tepatnya apa yang kurang sampai2 aku jd seperti sekarang.
dan aku menemukan banyak sekali jawaban2 yg aku rasa - paling tidak menjadi pemicu munculnya keanehan2an pada diriku, diantaranya:
1. Udah beberapa minggu ini aku tdk mendapat tausiah -hadiah istimewa- dr sahabat2ku... entah mereka lg sibuk atau apa aku ga tau... yg jelas tanpa tausiah sama sekali dalam seminggu ini aku merasa "haus" dan "kering" .... kemana engkau sahabat2ku??? hiks...hiks... kangen
2. udah 2 bulan belakangan aku tdk bersilaturahim kerumah org2 terdekat ku.... ibu mertuaku, pamanku, tanteku (biasanya sih kl libur pasti mengunjungi salah satu dari mereka).... bahkan udh seminggu aku ga nelpon mama dan papah ku di padang sana(biasanya 2 hari atau 3 hari sekali pasti nelpon)... ya Alllah... aku baru menyadarinya ketika tadi pagi mama nelpon nanya keadaan ku karna khawatir udh seminggu aku ga nelpon ngasi kabar.... (maafkan aku yah maaaa yah paaah..... ampuni aku ya Allah karna telah melalaikan kedua orang tuaku..... )
3. rutinitas pekerjaan kantor yg membuat aku bener2 merasa kehidupan ku udah kaya dejavu .... segala sesuatunya berulang2 sama persis dgn hari2 sebelumnya....
juga gara2 jobdesk kerjaan yg diberikan mulai keluar dr jalur yg disepakati.... intinya para atsan membuat peraturan baru atau merubah peraturan lama sekehendak mereka... tanpa memperhatikan aspirasi kami -aku dan teman2 pekerja lainnya-...
dan semua harus tunduk pada 2 point : point 1 , ATASAN selalu benar dan boleh ngelakuin apa aja, point ke 2 , jika ATASAN salah maka kembali ke point pertama.... benar2 tdk adil.
4. dua main targets yg aku canangkan di awal tahun 2008 masih belum tercapai - bahkan belum ada setengahnya - padahal ini udah mo tutup tahun..... aku bahkan udah menyusun target baru utk 2009.
target untuk segera mulai pembangunan rumah di kavling yang kami -aku dan suamiku- beli wal tahun 2008 terhalang karna gangguan2 tekhnis dr pihak developer dgn notaris dalam penyelesaian sertifikat dan IMB nya sampai akhirnya aku meminta semua berkasku dan mencari notaris lain utk mengurusnya, memang jdnya mengeluarkan biaya yg lebih besar tp yg penting sertifikat ku segera turun dan IMB ku segera di proses.......
dan yg kedua target utk segera membuka "d' ukhtiez, one stop shopping for muslimah" yg udah dari sebelum menikah aku program2 kan terhambat masalah dana..... huh sewa sepetak ruang ukuran 3x3 di jakarta hampir sama besarnya dgn cicilan rumah BTN type 36 perbulannya... ckckckck......
5. utk mencapai point no 4 diatas aku mulai kembali ke sifat workaholic-ku -ke aku yg dulu sebelum menikah- yg menyebabkan aku lebih memilih kerja 7 hari seminggu -dr pada berdiam diri dirumah atau bersilaturahim ke keluarga atau ke teman2 di jkt di hari liburku- utk mengisi pundi2 berlabel "rumah" dan "toko".
Aku bahkan mulai mengabaikan suamiku yg memang orangnya tdk pernah komplain -dan selalu berpikiran positif- terhadap semua yg aku lakukan and jalani. Selama hampir 2 tahun menikah, alhamdulillah belum sekalipun suamiku komplain ataupun marah (subhanallah ...... entah dr apa hatinya Engkau buat ya Allah) .... aku benar2 bersyukur Allah memberiku suami seperti Ichan -pangilan sayang ku utk suamiku- yg bisa menerima aku dgn segala ke'aneh'an pada diriku.
sepertinya lima point diatas adalah pemicu terbesar dlm perubahan emosi ku akhir2 ini....
huh .... harus segera "bongkar mesin" and di benerin dulu nih.... aku ga mau berlarut2 kaya gini...
-kaya orang yg ga iklash ngejalani hidup and jauuuuuhhh dari rasa syukur- :(
Ya Allaahhh ........ aku butuh 'obat' darimu........
'bersih' kanlah hatiku ya Allah..... jauhkanlah aku dr sikap kufur dan tidak beryukur
jauhkan aku dr sifat marah , iri dan dengki, sifat malas dan sifat lalai.....
Jangan tinggalkan aku ya Allah..... karna aku tdk akan pernah mampu berjalan tampa-MU
- aku rindu 'sentuhanMU ya Allah..... sentuh aku dgn cintaMU yaa rahmaan yaa rahiim-
bumi Allah
nov' 08

2 komentar:

Sistha Seas mengatakan...

wah wah wah... ternyata kamu lagi kesal ya yung..., sabar ya ndo'... Innallahu ma'a shobirin. saranku sih, kamu harus fokus satu-satu dulu ngerjainnya... mikirnya juga satu-satu. Aku sih udah bayangin, untuk tahan sama kerjaan di kantormu ajah udah memakan waktu dan pikiran. Nah biar kerjamu lebih mudah, ajaklah kerjasama pihak-pihak lain yang berkepentingan. Jadi jangan kamu yang terlalu ikut andil banyak-banyak.... Semoga bermanfaat sarannya. Gak dipake juga gpp sih, namanya juga saran ^_^ Chaiyo Ayung...

Uchie^-^ mengatakan...

wah saudarikuw lagi kesal, bener tuh kata cistha, fokus ya yung, trus masalah silaturahim yang ayung tekanin tuh bener banget, klo ga bisa berkunjung telpon dan sms kan bisa rutin, intinya menjaga nya.

Qs 17:11
Dan diantara manusia ada yang menyembah Allah hanya ditepi, maka jika dia memperoleh kebajikan dia merasa puas, dan jika dia ditimpa suatu cobaan, dia berbalik ke belakang. Dia merugi dunia dan akhirat, itulah kerugian yang nyata.
itu tentang orang yang tergesa-gesa, semoga kita tidak termasuk didalamnya.
tetap semangat ya ayung dengan semua aktiftasnya.